20 Mar 2018

MEDIA JITU UNTUK BSF

Media Sederhana Maggot BSF - Simple Media of Maggots BSF



Maggot yang berarti dalam bahasa Indonesia adalah maggot mudah ditemui ditempat-tempat yang mudah membusuk seperti bangkai atau sampah. Belatung atau maggot bukan hal yang lagka untuk kita jumpai. Hampir setiap hari kita menemui belatung ditempat sampah maupun bangkai-bangkai. Banyak orang yang cenderung jijik meilhat belatung, hal ini wajar karena pemikiran kita belatung berasal dari tempat yang jorok dan kotor. Tapi tidak sedikit juga orang yang mengetahui bahwasannya belatung memiliki banyak manfaat untuk unggas, burung, dan ikan. Kandungan proteinnya yang mencapai 45% belum ditambah dengan asam amino yang tinggi membuat belatung menjadi pakan alternatif yang sangat menjadi primadona bagi peternak yang mengetahui manfaat belatung atau maggot ini. Dalam tulisan saya ini saya akan memberikan cara praktis dan langkah-langkah untuk teman-teman yang ingin membudidayakan belatung dengan mudah atau tanpa susah payah seperti yang sering kita lihat di video atau artikel lain. Dalam kesempatan ini maggots yang akan kita budidayakan adalah maggots BSF yang biasa dijumpai ditempat organik yang mudah membusuk.
Bahan yang perlu dipersiapkan adalah bahan yang mudah dicari yaitu :

- Tetes Tebu



- Ampas Kelapa


- Nampan yang memiliki pinggiran yang tinggi



- Ember


- Kotoran ayam atau kambing.


Cara Pengolahan :
Campurkan 0,5 liter tetes tebu kedalam 2 liter air.
Letakkan dan campurkan ampas kelapa dan kotoran dengan perbandingan 1 : 1 didalam nampan.
Masukkan tetes tebu yang sudah dicampur air namun jangan sampai becek.
Letakkan nampan yang sudah terisi media kedalam ember.
Tujuan :
Tetes tebu adalah media organik yang memiliki aroma khas untuk mengundang lalat BSF atau maggot.
Ampas kelapa dan kotoran ayam berfungsi sebagai pakan maggot atau belatung dengan nutrisi yang masih tergolong tinggi.
Ember adalah wadah untuk menampung belatung atau maggots, karena belatung yang sudah siap akan berubah menjadi pupa akan menuju tempat kering untuk mempersiapkan diri menjadi lalat.
Setelah 1 minggu media didiamkan kemudia membusuk bahkan tidak sampai 1 minggu, lalat BSF dengan ciri-ciri bewarna hitam dan panjang menyerupai lebah akan beterbangan dan hinggap disekitar media untuk meletakkan telurnya. Kemudian setelah 3-4 minggu bertelur maggot siap dipanen, pemanenan dilakukan secara otomatis yaitu maggots atau belatung akan keluar dan tertampung didalam ember.
Sekian tulisan saya semoga dapat membantu anda untuk mendapatkan pakan gratis dan sangat-sangat baik untuk ternak anda.

Hasil dari ayam yang diberi pakan full maggots :
Ayam Broiler / Pedaging umur 35 hari













- Ayam Jawa Super 32 Hari











Pemanenan belatung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERHITUNGANNYA BUDIDAYA BELATUNG PAKAN LELE

PERHITUNGANNYA BUDIDAYA BELATUNG PAKAN LELE Satu cluster +/- 250 gram, maka untuk satu kg maggot di butuhkan empat cluster, Jadi jika ingin...